Detik-detik
peluncuran roket Zenit yang mengangkut wahana antariksa Phobos-Grunt
dari kosmodrom Baikonur pada 8 November 2011 lalu. Sumber : Space.com,
2011
Phobos-Grunt berdasarkan bidikan teleskop Vandebergh (Belanda) pada 29 November 2011. Sumber : Vandebergh, 2011
Meski mengorbit cukup tinggi di atas muka Bumi, pada dasarnya Phobos-Grunt masih mendapat pengaruh dari lapisan udara di sekitarnya meski sudah amat sangat tipis. Gesekan Phobos-Grunt dengan molekul-molekul udara disekelilingnya perlahan namun pasti memperlambat kecepatan gerak wahana sehingga orbitnya pun lama kelamaan kian menurun. Pada awal Januari 2012, orbit Phobos-Grunt telah merosot jauh. Tinggi rata-ratanya kini tinggal 209 km dengan perigee 183 km dan apogee 235 km. Ketinggian ini akan terus menurun. Bila perigee-nya menyentuh batas ketinggian 120 km, maka Phobos-Grunt akan menjumpai lapisan udara yang lebih padat sehingga perlambatan berlangsung lebih massif. Akibatnya Phobos-Grunt bakal terus menurun ketinggiannya menuju lapisan atmosfer yang lebih rendah dalam tempo cepat. Sepanjang perjalanan tersebut, Phobos-Grunt bakal diperlakukan atmosfer sebagaimana halnya meteor, sehingga bakal berpijar dan terpanaskan hebat hingga beberapa komponennya terkikis dan menguap.
Kapan hal itu terjadi? Estimasi terkini menyajikan tanggal 14 atau 15 Januari 2012 sebagai hari kematian Phobos-Grunt. Namun dengan dinamisnya atmosfer Bumi, tanggal tersebut pun bukan merupakan kepastian karena plus minusnya masih sebesar 5 hari. Sehingga Phobos-Grunt dapat jatuh kapan saja di antara tanggal 9 hingga 20 Januari 2012. Dengan rentang demikian lebar sementara wahana ini melaju secepat 7,7 km/detik, maka dimana titik jatuhnya mustahil untuk diperkirakan. Secara umum hanya dapat dikatakan, Phobos-Grunt bakal jatuh di mana saja di muka Bumi yang terletak di antara garis lintang 51 LU dan 51 LS. Pengalaman jatuhnya satelit bekas UARS dan ROSAT tempo hari memperlihatkan, titik jatuhnya sebuah satelit bekas atau wahana antariksa rusak hanya bisa diketahui dalam menit-menit akhir sebelum peristiwa tersebut benar-benar terjadi.
Dengan massanya yang jumbo yakni 13,2 ton Phobos-Grunt diperkirakan bakal menyisakan sedikitnya 200 kg komponennya selamat dari pemanggangan hebat di atmosfer untuk menghantam muka Bumi, termasuk kapsul tahan panas yang dirancang dapat kembali ke Bumi dengan selamat membawa sampel batuan dan tanah Mars. Selain itu setengah bobot Phobos-Grunt adalah bahan bakar roket berupa dimetil hidrazin dan nitrogen tetroksida yang sangat beracun bagi manusia. Tak ada jaminan bahan sangat beracun ini akan habis menguap di atmosfer dan tak tersisa saat komponen Phobos-Grunt menghantam Bumi. Meskipun, peluang komponen-komponen Phobos-Grunt jatuh di daratan terhitung sangat kecil seiring tingginya kecepatannya dan sebagian besar muka Bumi berbentuk lautan.
Apa yang harus dilakukan guna mengantisipasi jatuhnya Phobos-Grunt? Yang utama adalah, jika di sekitar tempat tinggal anda mendadak ditemukan reruntuk aneh di antara tanggal 9 hingga 20 Januari 2012 dan sebelumnya terdengar suara menggelegar di langit di kala fajar (antara pukul 3 hingga 5 WIB) atau sore hari (antara pukul 13 hingga 16 WIB), jangan pernah berusaha menyentuhnya atau mendekatinya terlalu dekat. Laporkan segera ke pihak berwenang terdekat dan nyatakan sebagai terduga reruntuk Phobos-Grunt. Mintalah pihak berwenang untuk secepatnya menghubungi LAPAN, agar prosedur penanganan sampah antariksa bisa dilaksanakan secepat mungkin.
Kapsul
tahan panas milik Phobos-Grunt saat ujicoba pendaratan di Russia
sebelum dirakit ke wahana antariksa. Sumber : Space.com, 2012
Jumat 13 Januari 2012 pukul 05:38 WIB.
Sabtu 14 Januari 2012 pukul 05:09 WIB.
Sabtu 14 Januari 2012 pukul 16:05 WIB.
Minggu 15 Januari 2012 pukul 04:39 WIB.
Minggu 15 Januari 2012 pukul 15:35 WIB.
Senin 16 Januari 2012 pukul 04:08 WIB.
Senin 16 Januari 2012 pukul 15:05 WIB.
Selasa 17 Januari 2012 pukul 03:37 WIB.
Selasa 17 Januari 2012 pukul 14:33 WIB.
Rabu 18 Januari 2012 pukul 03:05 WIB.
Rabu 18 Januari 2012 pukul 14:00 WIB.
Kamis 19 Januari 2012 pukul 02:33 WIB.
Kamis 19 Januari 2012 pukul 13:28 WIB.
Catatan : Jadwal perlintasan ini dibatasi hanya untuk bagian barat Indonesia. Dihitung dengan Heaven’s Above.com. Setiap perlintasan berlangsung 1 hingga 3 menit.
SUMBER : Kafe Astronomi

No comments:
Post a Comment